Sidrap, Edarinfo.com – Dalam rangka memperingati Milad ke-24, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar kegiatan bertajuk “Milad Berdaya” yang dirangkaikan dengan Mabit (Malam Bina Iman dan Taqwa) dan Halal Bi Halal di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sabtu–Ahad (2–3 Mei 2026).
Kegiatan yang berlangsung di Jl. PLTB Mattiro Tasi ini mengusung tema “Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia”, sebagai bentuk komitmen PKS dalam memperkuat peran sosial dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Acara dimulai sejak Sabtu sore pukul 16.00 WITA dan berlanjut hingga Ahad siang pukul 11.00 WITA, dengan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga edukatif dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti Mabit yang diisi dengan ibadah, tausiyah, serta penguatan nilai-nilai keimanan. Selain itu, momentum Halal Bi Halal dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antar kader dan masyarakat.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga diramaikan dengan sesi diskusi (DIO Diskusi) yang mengangkat isu-isu strategis, serta launching program (DIO Launching) yang diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat dan kebersamaan, turut digelar senam bersama yang melibatkan Komunitas Senam Nusantara (KSN). Sementara itu, pelaku UMKM juga diberikan ruang untuk berpartisipasi, memperkuat sektor ekonomi kerakyatan.
Ketua DPD PKS Sidrap, Muh Ali Hafid menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan milad semata, tetapi juga sebagai wadah konsolidasi dan penguatan peran PKS dalam menjawab tantangan bangsa, khususnya di bidang ekonomi, pangan, dan energi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa PKS hadir bersama rakyat, tidak hanya dalam momentum politik, tetapi juga dalam upaya nyata membangun ketahanan nasional dari berbagai sektor,” ujarnya.
Ali Hafid juga berharap melalui kegiatan ini mampu memperkuat solidaritas kader, meningkatkan kesadaran kolektif, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah dan bangsa. (*)