Makassar, Edarinfo.com – Organisasi Setya Kita Pancasila (SKP) Sulawesi Selatan bersiap menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi ke depan.

Ketua Wilayah SKP Sulsel, Ali Fauzi Mahmuda, menyatakan kesiapannya untuk mengakhiri masa jabatannya setelah satu periode memimpin. Ia menegaskan bahwa Muswil menjadi momentum penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dalam tubuh organisasi.

“Muswil ini adalah bagian dari dinamika organisasi yang sehat. Regenerasi penting agar SKP terus berkembang dan mampu menjawab tantangan ke depan,” ujarnya kepada awak media kami, Selasa (07/04/26).

Menjelang pelaksanaan Muswil, sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat potensial Ketua Wilayah. Di antaranya Muhammad Fauzan, Anil Haris, Andi Sada Potto, Nurman Syamsuri, Taufiq Manji, Muhadir, Akhmad Ikramuddin, Muhammad Takbir, dan Try Sutrisno Sinardin. Selain itu, masih ada beberapa figur lain yang disebut-sebut akan turut meramaikan bursa pencalonan.

Munculnya banyak kandidat dinilai sebagai indikator tingginya antusiasme kader dalam mendorong kemajuan organisasi.

Hal ini juga mencerminkan adanya ruang demokrasi yang terbuka dalam proses pemilihan kepemimpinan di SKP Sulsel.

Musyawarah Wilayah ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga mampu melahirkan sosok pemimpin yang visioner, solid, dan memiliki komitmen kuat dalam menjaga serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, SKP Sulawesi Selatan optimistis Muswil mendatang akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran organisasi sekaligus menentukan arah gerak yang lebih progresif di masa yang akan datang. (*)