Makassar, Edarinfo.com – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan menggelar silaturahmi akbar Halal Bihalal 1447 H/2026 M yang dihadiri jajaran struktur serta ribuan kader dari berbagai daerah.

Kegiatan tersebut berlangsung di Markaz Dakwah PKS Sulsel, Jalan Ir. Sutami, Makassar, Minggu (12/04/2026).

Dalam momentum tersebut, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Fraksi PKS DPRD Sulsel, Mallarangan Tutu, menyampaikan pesan ideologis terkait arah perjuangan partai ke depan.

Ia menegaskan bahwa kehadiran kader dalam kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas tahunan pasca-Ramadhan, melainkan momentum syahdzul himam—menajamkan kembali tekad dan mengobarkan semangat perjuangan dakwah di Sulawesi Selatan.

“Ini bukan sekadar Halal Bihalal, tetapi momentum untuk menguatkan kembali komitmen perjuangan kita,” ujarnya.

Tiga Pilar Komitmen Kader

Dalam orasinya, Mallarangan mengajak seluruh kader PKS Sulsel memperkuat tiga pilar utama sebagai landasan gerak organisasi, yakni:

Pertama, komitmen kepada Allah SWT sebagai fondasi utama perjuangan yang tidak boleh goyah oleh rayuan jabatan maupun kepentingan duniawi.

Kedua, menjaga kemuliaan diri dengan menjadi garda terdepan dalam melindungi martabat pribadi, keluarga, dan masyarakat dari degradasi moral.

Ketiga, pembinaan (tarbiyah) sebagai upaya memperkuat keilmuan dan pembentukan karakter (syakhsiyah Islamiyah) untuk menghadapi tantangan zaman.

Lima Ruh Perjuangan

Mallarangan juga menekankan pentingnya lima “ruh” perjuangan yang harus menjadi energi dalam diri setiap kader.

Kelima ruh tersebut meliputi ruh militansi, yakni semangat yang lahir dari visi akhirat, bukan dorongan materi. Kemudian ruh soliditas yang merekatkan barisan dari struktur hingga akar rumput.

Selain itu, ruh kreativitas yang mendorong lahirnya inovasi dan gagasan segar agar dakwah tetap relevan. Ruh pemihakan yang menegaskan posisi PKS sebagai pembela rakyat kecil dan nilai-nilai kebenaran.

Terakhir, ruh konsistensi (istiqomah), yakni kemampuan menjaga keaslian perjuangan di tengah berbagai godaan.

Targetkan Mesin Politik “Super Turbo”

Menurutnya, jika kelima ruh tersebut terimplementasi dengan baik, PKS Sulsel akan memiliki kekuatan besar berupa kader militan dan struktur yang solid.

Ia mengibaratkan partai harus menjadi mesin politik “Super Turbo” yang handal, responsif, dan mampu menjangkau hingga ke akar rumput.

“Kita tidak butuh ‘Superman’. Yang kita butuhkan adalah ‘Superteam’. Dengan tim yang solid, kerja berat akan terasa ringan, dan kemenangan yang jauh akan terasa dekat,” tegasnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan harapan agar perjuangan PKS di Sulawesi Selatan mampu menghadirkan kemenangan yang tidak hanya besar secara angka, tetapi juga bermartabat serta membawa keberkahan bagi masyarakat luas. (*)