Kendari, Edarinfo.com – ‎Upaya membangun budaya literasi tidak selalu dimulai dari hal besar. Terkadang, ia hadir dari langkah sederhana, seperti berbagi pengetahuan. Inilah yang dilakukan oleh Firma Hukum Nawasena BSW Anawai, yang menunjukkan komitmen nyatanya melalui hibah karya tulis kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Hibah buku bertema “pasar saham” tersebut diserahkan langsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di lingkungan perpustakaan daerah. Tak hanya satu, total lima karya tulis disumbangkan dengan beragam topik, mulai dari Autobiografi Sang Ketua MAPALA Angkatan XXIV, Kerajaan Republik, Pengaturan Batas Luas Hak Guna Usaha yang Dapat Dikuasai oleh Badan Hukum, Efektivitas Mediasi antara Perusahaan Pertambangan dengan Lahan Masyarakat, hingga Grey Goose.

‎Berbagai karya tersebut lahir dari perpaduan pemikiran dan pengalaman praktis, yang mengulas dinamika politik, geopolitik, kekosongan hukum, hingga dunia investasi. Menariknya, seluruh bahasan dikemas dengan pendekatan yang mudah dipahami, sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas, khususnya generasi muda dan pelaku usaha.

Direktur Firma Hukum Nawasena BSW Anawai, Bayu Sanggra Wisesa, S.H., M.H., C.Med., CHCO., CIC., menegaskan bahwa hibah ini bukan sekadar simbolis. Lebih dari itu, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong peningkatan literasi di Sulawesi Tenggara.

“Saya ingin berkontribusi langsung dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya dalam memahami instrumen hukum dan investasi, yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesadaran hukum dan kesejahteraan ekonomi. Hibah ini akan terus saya lakukan, ini adalah awal, dan saya akan terus berkomitmen memberikan kontribusi bagi daerah Sulawesi Tenggara serta terus berkarya,” ujarnya.

Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara. Pihak dinas menilai kolaborasi dengan sektor swasta, khususnya firma hukum, menjadi angin segar dalam memperkaya khazanah literasi di perpustakaan daerah.

Kehadiran buku-buku ini diharapkan tidak hanya menjadi referensi, tetapi juga mampu menumbuhkan minat baca masyarakat, khususnya dalam bidang hukum, politik, ekonomi, dan investasi.

“Kami berharap ini menjadi langkah awal dari kerja sama yang lebih luas, termasuk program edukasi, seminar literasi hukum dan investasi, serta pengembangan pusat informasi berbasis pengetahuan praktis,” lanjut Direktur Firma Hukum.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan doa dan harapan bagi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tenggara agar segera pulih pasca kecelakaan.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan berharap Ibu Kepala Dinas dapat segera kembali beraktivitas seperti sediakala,” tambahnya.

Ke depan, sinergi ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem literasi yang lebih kuat di Sulawesi Tenggara tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mendorong penerapan pengetahuan secara praktis yang berdampak langsung bagi masyarakat.