Makassar, Edarinfo.com – Sekretaris DPD AMPI Kabupaten Sidrap, Ilham Ancis, menyambut positif pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan yang akan digelar dalam waktu dekat. Ia menilai momentum ini sangat strategis untuk memperkuat soliditas internal partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Musda XI Golkar Sulsel sendiri akan mengusung tema “Sukses Konsolidasi Organisasi, Kaderisasi, dan Regenerasi Menuju Pemenangan Pemilu 2029.” Tema tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan partai saat ini, khususnya dalam memperkuat struktur organisasi sekaligus mendorong lahirnya kepemimpinan baru dari kalangan kader muda.
“AMPI Sidrap mendukung penuh pelaksanaan Musda XI Golkar Sulsel. Tema konsolidasi dan regenerasi sangat tepat. Ini saatnya Golkar berbenah, merapatkan barisan, dan menampilkan figur-figur muda yang selama ini telah dibina melalui proses kaderisasi,” ujar Ilham Ancis, Sabtu (11/4/2026).
Sebagai pengusaha muda asal Sidenreng Rappang, Ilham menegaskan bahwa regenerasi tidak hanya sebatas pergantian kepemimpinan, tetapi juga soal membuka ruang seluas-luasnya bagi kader muda untuk menunjukkan kapasitas dan kualitasnya.
“Kami berharap siapa pun yang terpilih sebagai ketua nantinya mampu mengakselerasi kembali mesin partai, sekaligus memberikan perhatian serius pada pembinaan kader muda di tubuh Golkar,” tambahnya.
Sementara itu, panitia Musda XI Golkar Sulsel telah resmi terbentuk melalui rapat perdana yang digelar di Sekretariat DPD I Golkar Sulsel, Jalan Ammana Gappa, Makassar. Steering Committee saat ini tengah membahas berbagai hal teknis, mulai dari syarat kepesertaan delegasi, mekanisme pendaftaran calon Ketua DPD I, hingga tata tertib persidangan yang mengacu pada AD/ART partai.
Sebagai organisasi yang menjadi salah satu wadah kaderisasi dan penyaluran aspirasi politik ke Partai Golkar, AMPI Sidrap juga menegaskan komitmennya untuk mendukung dan mengawal hasil Musda.
“Harapan kami, Musda ini berjalan secara demokratis tanpa gaduh. Perbedaan pilihan itu hal yang wajar dalam dinamika organisasi. Namun setelah Musda, semua harus kembali bersatu dalam satu komando demi kepentingan partai,” tegas Ilham.
Pandangan serupa turut disampaikan oleh Farid Galib, pengurus Golkar Sulsel sekaligus Wakil Ketua Golkar Sidrap Bidang Organisasi. Ia menilai semangat kaderisasi yang diusung dalam Musda menjadi peluang besar bagi kader muda untuk tampil dan mengambil peran strategis.
“Kader muda di Golkar sangat banyak. Yang dibutuhkan adalah kebijakan politik yang kuat untuk membuka ruang bagi mereka agar bisa berkontribusi aktif dalam menyukseskan agenda politik ke depan. Musda ini menjadi pintu masuk bagi itu semua,” pungkas Farid. (*)