Sidrap, Edarinfo.com – Suasana berbeda terasa di Warkop Asoka selama bulan suci Ramadhan tahun ini. Kedai kopi yang berlokasi di BTN Asoka itu menghadirkan program spesial bertajuk “bayar seikhlasnya”, di mana pengunjung bebas menikmati kopi tanpa tarif tetap.
Program sederhana ini justru menarik perhatian warga Sidrap, karena dinilai menghadirkan nuansa kebersamaan sekaligus kepedulian sosial di tengah momentum Ramadhan.
Owner Warkop Asoka, Iman Ismail, mengatakan bahwa program tersebut tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, melainkan sebagai ikhtiar mencari keberkahan di bulan penuh rahmat.
“Warkop yang kami bangun bukan hanya untuk mencari profit, tetapi bagaimana menghadirkan keberkahan di bulan Ramadhan. Siapa pun bisa datang menikmati kopi, dan membayar seikhlasnya,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Menurutnya, Ramadhan adalah waktu terbaik untuk berbagi dan mempererat silaturahmi antarwarga. Ia ingin kedainya menjadi ruang yang hangat, tempat orang-orang bisa duduk bersama, berbincang, dan melepas penat setelah seharian berpuasa.
Selama Ramadhan, Warkop Asoka hanya beroperasi pada malam hari. Jam operasional ini disesuaikan dengan aktivitas masyarakat setelah berbuka puasa dan menunaikan ibadah.
“Biar orang datang dengan santai setelah tarawih atau kumpul bersama teman. Suasananya lebih hidup di malam hari,” tambahnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, program tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut pelantikan Jaringan Media Siber Indonesia Sidrap. Iman yang juga terlibat sebagai pengurus berharap inisiatif kecil ini dapat menumbuhkan energi positif di tengah masyarakat.
Respons warga pun cukup antusias. Banyak yang menilai langkah ini sebagai contoh nyata praktik berbagi yang sederhana namun bermakna, selaras dengan semangat Ramadhan yang identik dengan nilai gotong royong dan solidaritas.
Di tengah hiruk-pikuk bisnis yang kerap mengejar keuntungan, konsep “bayar seikhlasnya” dari Warkop Asoka menjadi pengingat bahwa usaha juga bisa menjadi ruang berbagi dan menebar kebaikan. (*)