Makassar, Edarinfo.com – Dewan Pimpinan Wilayah BKPRMI Sulawesi Selatan resmi meluncurkan program Pengelolaan Bank Sampah Remaja Masjid sebagai langkah strategis membangun budaya hidup bersih dan sehat yang dimulai dari lingkungan masjid.
Peluncuran program ini dilaksanakan bertepatan dengan momentum Ramadan, yang dikenal sebagai bulan tarbiyah atau pembinaan umat. Ramadan dinilai sebagai waktu yang tepat untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kolektif, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan, Asri Said dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan ini tidak sekadar berfokus pada pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda Islam.
“Remaja masjid harus menjadi pelopor dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat. Dimulai dari masjid, lalu meluas ke rumah tangga dan masyarakat. Ramadan adalah momentum terbaik untuk memulai gerakan kebaikan yang berkelanjutan,” ujarnya melalui awak media kami, Kamis, 19/02/25.
Jawaban atas Lonjakan Sampah Ramadan
Program ini hadir sebagai respons atas meningkatnya volume sampah rumah tangga selama Ramadan. Aktivitas konsumsi masyarakat yang lebih tinggi, terutama saat sahur dan berbuka puasa, berkontribusi pada bertambahnya sampah organik maupun anorganik.
Kondisi tersebut menuntut kesadaran kolektif untuk mengelola sampah secara bijak melalui pemilahan, pengurangan, hingga pemanfaatan kembali sampah bernilai ekonomis.
Melalui Bank Sampah Remaja Masjid, para pemuda didorong untuk tidak hanya peduli kebersihan, tetapi juga memahami nilai ekonomi dari pengelolaan sampah yang terorganisir.
Fokus Program
Adapun sejumlah fokus utama program ini meliputi:
• Edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik di lingkungan masjid dan rumah tangga
• Pengumpulan, penimbangan, dan pencatatan sampah bernilai ekonomis
• Pemberdayaan remaja masjid sebagai pengelola bank sampah sekaligus duta kebersihan
• Penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas peduli lingkungan
Masjid sebagai Pusat Peradaban
DPW BKPRMI Sulawesi Selatan berharap program ini dapat memperluas peran masjid, tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat.
Masjid diharapkan menjadi ruang edukasi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang mampu membangun kesadaran ekologis sejak usia muda.
Ke depan, program Bank Sampah Remaja Masjid ditargetkan dapat direplikasi di berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, sehingga lahir gerakan kolektif remaja masjid dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan bernilai ekonomi. (*)