Seram Bagian Barat, Maluku – Edarinfo.com,– Bupati Seram Bagian Barat (SBB), Ir. Asri Arman, didampingi Forkopimda dan Kepala OPD Pemda SBB, meninjau langsung dampak gempa bumi di Kecamatan Amalatu pada Minggu, 6 Juli 2025.

Kunjungan tersebut meliputi lokasi bencana dan beberapa titik pengungsian warga di Negeri Latu, Tumalehu, Hualoy, dan Desa Tala. Bupati memberikan dukungan langsung kepada para pengungsi, menunjukkan respons cepat pemerintah daerah terhadap bencana ini.

Kunjungan ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret untuk pemulihan dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak, termasuk bantuan logistik dan dukungan lainnya. Asesmen lapangan menyeluruh akan dilakukan untuk menentukan kebutuhan selanjutnya. Pemerintah daerah SBB berkomitmen untuk terus memantau situasi dan memberikan dukungan penuh kepada masyarakat yang terdampak, khususnya para pengungsi.

Sejak gempa pertama, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) SBB telah melakukan serangkaian tindakan tanggap darurat, antara lain: asesmen dan pendataan (23 Juni), pelaporan ke BNPB dan BPBD Provinsi (24 Juni), koordinasi dengan OPD terkait (25 Juni), penyaluran bantuan dan pendataan kerusakan (26 Juni), pemantauan dan pendirian tenda pengungsian (29 & 30 Juni), serta koordinasi intensif dengan Tim BNPB (30 Juni – 4 Juli). Bantuan logistik dari BNPB telah diserahkan kepada Bupati SBB pada 4 Juli, dan pendirian tenda pengungsian tambahan dilakukan pada 5 Juli.

Selain upaya tanggap darurat, upaya mitigasi bencana juga dilakukan. Sosialisasi dan mitigasi bencana oleh PVMBG direncanakan pada 8 Juli. Sebagai langkah antisipatif, pelatihan mitigasi bencana KATANA (Keluarga Tangguh Bencana) telah diberikan kepada tujuh desa di Kecamatan Amalatu pada 10 September 2024.(*)