Sidrap, Edarinfo.com – Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin dari Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Nurfadhila Iwan, melaksanakan kegiatan demonstrasi pertanian ramah lingkungan di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (21/1/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja individu KKN-T dengan mengangkat tema “Pengaruh Daun Sirsak Ditambah Bawang Putih sebagai Pestisida Nabati.” Melalui kegiatan tersebut, Nurfadhila memperkenalkan pemanfaatan bahan alami yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar sebagai alternatif pengendalian hama tanaman.

Daun sirsak dan bawang putih diketahui mengandung senyawa aktif yang berpotensi menekan serangan hama. Selain efektif, penggunaan pestisida nabati ini juga lebih aman bagi lingkungan, kesehatan manusia, serta organisme non-target dibandingkan pestisida kimia sintetis.

Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi yang disertai demonstrasi langsung pembuatan dan aplikasi pestisida nabati. Warga diberikan pemahaman mengenai manfaat pestisida alami, tahapan pembuatan yang sederhana, hingga keunggulannya sebagai solusi pertanian ramah lingkungan.

Nurfadhila menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong petani agar mulai beralih ke praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.

“Pestisida nabati dari daun sirsak dan bawang putih ini menjadi alternatif yang lebih aman karena tidak merusak lingkungan dan tidak membahayakan kesehatan manusia,” ujar Nurfadhila.

Ia menambahkan, bahan baku pestisida nabati tersebut sangat mudah diperoleh dan berbiaya rendah sehingga dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat.

“Harapannya, petani bisa memanfaatkan bahan yang ada di sekitar mereka tanpa harus selalu bergantung pada pestisida kimia yang mahal dan berisiko,” tambahnya.

Warga Kelurahan Arateng menyambut positif kegiatan tersebut dan menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Melalui program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya penerapan pertanian ramah lingkungan serta mampu memanfaatkan potensi bahan alami sebagai upaya mendukung pertanian berkelanjutan. (*)