Sidrap, Edarinfo.com – Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Ichsan Sidrap Cabang Sidrap resmi menetapkan Sugianto sebagai Formateur/Ketua Umum untuk periode 2026–2027. Penetapan tersebut menjadi hasil akhir forum musyawarah Rapat Anggota Komisariat yang digelar di Aula Bawaslu Sidrap, Minggu (10/05).
Forum yang mengusung tema “Revitalisasi Peran Komisariat Dalam Membangun Kader Intelektual dan Progresif” berlangsung khidmat dengan menjunjung tinggi asas demokrasi dan konstitusi organisasi. Jalannya persidangan dikawal oleh Muh Syamsunil selaku Koordinator Steering Committee bersama Askar Julianto sebagai anggota Steering Committee. Forum tersebut juga disaksikan langsung oleh Ketua Umum HMI Cabang Sidrap, Muh. Faiz Ansrollah.
Terpilihnya Sugianto dinilai membawa harapan baru bagi keberlanjutan roda organisasi di tingkat komisariat. Dalam pidato perdananya, ia menegaskan bahwa amanah yang diterimanya bukan sekadar kemenangan personal, melainkan tanggung jawab kolektif dalam menjaga marwah organisasi.
“Kemenangan hari ini bukanlah milik individu, melainkan kemenangan bagi ideologi dan nafas perjuangan kita bersama. Komisariat adalah jantung dari perkaderan, maka tugas kita ke depan adalah memastikan jantung tersebut berdenyut lebih kencang melalui penguatan tradisi diskusi, literasi, dan aksi nyata yang berdampak bagi lingkungan kampus maupun masyarakat,” ujar Sugianto.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan komisariat sebagai laboratorium intelektual yang produktif. Menurutnya, kader HMI tidak cukup hanya aktif secara struktural, tetapi juga harus mampu melahirkan gagasan dan solusi atas tantangan zaman yang semakin kompleks.
Sementara itu, Muh. Faiz Ansrollah dalam arahannya memberikan apresiasi atas kedewasaan kader selama forum berlangsung.
Ia berharap kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Sugianto mampu menghadirkan transformasi organisasi yang tetap berpijak pada nilai keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan.
Momentum ini menjadi babak baru bagi HMI Komisariat Ichsan Sidrap untuk kembali mempertegas perannya sebagai wadah perjuangan mahasiswa yang progresif, berintegritas, dan konsisten dalam mengawal perubahan sosial ke arah yang lebih baik.
Dengan hadirnya kepengurusan baru, sinergi antar kader diharapkan semakin kuat demi mewujudkan cita-cita luhur Himpunan Mahasiswa Islam sebagai organisasi kader dan perjuangan. (*)