Jakarta, Edarinfo.com – Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Maluku, Saadiah Uluputty, Selasa (15/7/2025), membawa angin segar bagi konektivitas Maluku. Dalam rapat dengar pendapat di Komisi V DPR RI dengan Kementerian Perhubungan, ia mengajukan usulan ambisius untuk mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi di provinsi kepulauan tersebut. Pusat perhatiannya? Maluku Newport, proyek strategis nasional (PSN) yang dijanjikan akan merevolusi perekonomian Maluku.

Uluputty tak hanya sekadar meminta percepatan pembangunan Maluku Newport , proyek pelabuhan modern dan terintegrasi yang tercantum dalam UU No. 12/2024 , ia juga mendorong perluasan cakupannya. Ia mendesak penambahan pelabuhan baru di Waisarisa, Pulau Seram, ke dalam PSN. Usulan ini, yang sebelumnya telah diajukan Gubernur Maluku dan dipertimbangkan pemerintahan sebelumnya, diharapkan akan menjadi kunci untuk menggerakkan sektor perikanan dan meningkatkan ketahanan pangan nasional melalui integrasi dengan program Maluku Lumbung Ikan Nasional. Bayangkan, aksesibilitas yang lebih baik untuk hasil laut melimpah Maluku!

Namun, visi Uluputty tak berhenti di situ. Ia juga meminta peningkatan fasilitas Pelabuhan Kelas II Tual dan Terminal Yos Sudarso, serta penambahan rute kapal perintis untuk meningkatkan konektivitas, terutama ke Banda Naira dengan potensi wisata, sejarah, dan perkebunannya yang luar biasa.

Di langit Maluku, Uluputty mengusulkan penambahan rute penerbangan perintis, dengan Pulau Buru sebagai alternatif jalur transit saat cuaca buruk melanda Ambon. Seram Bagian Timur, Buru Selatan, Banda Naira, dan Wahai juga masuk dalam daftar usulan rute baru.

Langkah terakhir, namun tak kalah penting, adalah peningkatan penerangan jalan di seluruh Maluku untuk keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Usulan-usulan komprehensif ini ditujukan kepada Dirjen Perhubungan Laut, Udara, dan Darat, menandai langkah nyata menuju Maluku yang lebih terhubung dan sejahtera.(*)