Makassar, Edarinfo.com – Sejak dipercaya menjabat sebagai Kapolsek Mamajang, AKP Tri Husada Wahyu Andromeda, S.T. memilih pendekatan yang sederhana namun bermakna. Ia tidak memasang target besar yang muluk, melainkan fokus pada satu hal mendasar: memastikan kehadiran polisi benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Baginya, kepemimpinan di tingkat wilayah bukan sekadar menjalankan rutinitas atau formalitas jabatan. Lebih dari itu, ia ingin kehadiran institusi kepolisian memberi dampak langsung dalam kehidupan warga sehari-hari.
“Setidaknya kondisi wilayah tetap terjaga, atau bahkan lebih baik dari sebelumnya. Tapi yang paling penting, masyarakat bisa merasakan perubahan, sekecil apa pun itu,” ujarnya, Kamis (16/4).
Tri Husada menilai, keberhasilan seorang Kapolsek tidak selalu diukur dari program besar atau capaian yang bersifat seremonial. Justru, hal-hal sederhana yang menyentuh kebutuhan masyarakat menjadi indikator yang lebih relevan.
Ia pun berharap, selama masa kepemimpinannya, ada kontribusi nyata yang bisa dirasakan warga Mamajang.
“Saya harap dengan kehadiran saya di Mamajang, ada dampak langsung yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya yang ada secara maksimal. Baik dari sisi personel maupun kemampuan, menurutnya harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam pandangannya, kerja kepolisian di tingkat Polsek memang tidak selalu tampak besar di permukaan. Namun justru berada di garis terdepan yang paling dekat dengan warga. Karena itu, pendekatan yang sederhana, konsisten, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dinilai menjadi kunci utama. (*)