Sidrap, Edarinfo.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi papan edukasi anak sebagai sarana penguatan karakter Islami sejak usia dini. Program ini dilaksanakan di Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae, Senin (02/02).
Kegiatan tersebut digagas oleh Wanda Januarty, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Program Studi Sastra Indonesia, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan karakter di lingkungan masyarakat, khususnya bagi anak-anak.
Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai-nilai Islami sejak masa pertumbuhan anak. Usia dini dinilai sebagai fase krusial dalam pembentukan kepribadian, sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga moral dan spiritual. Namun, ketersediaan media edukatif yang menggabungkan unsur pembelajaran dan nilai keislaman secara sederhana serta menarik masih tergolong terbatas.
Menjawab kebutuhan tersebut, mahasiswa KKN menginisiasi pembuatan papan edukasi interaktif yang memuat materi dasar keislaman, seperti pengenalan huruf hijaiyah, doa-doa harian, adab dalam kehidupan sehari-hari, serta nilai-nilai akhlak mulia. Materi disajikan melalui tampilan visual yang menarik dan bahasa yang mudah dipahami agar anak-anak lebih antusias belajar sekaligus mempermudah proses internalisasi nilai.
Papan edukasi ini diterapkan melalui kegiatan pendampingan belajar dengan metode komunikatif dan partisipatif. Anak-anak diajak berinteraksi langsung dalam proses pembelajaran, sementara orang tua dan masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter Islami secara berkelanjutan.
Wanda Januarty selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa inovasi ini dirancang agar mudah digunakan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari anak.
“Papan edukasi anak ini dibuat sederhana namun efektif sebagai media belajar. Kami berharap nilai-nilai karakter Islami dapat tertanam sejak dini dan tercermin dalam perilaku anak sehari-hari,” ujarnya.
Program tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan, sementara orang tua menilai papan edukasi ini praktis dan membantu proses pembelajaran di rumah. Selain meningkatkan pemahaman keislaman, media ini juga dinilai mampu menumbuhkan sikap disiplin, sopan santun, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.
Melalui inovasi ini, pembentukan karakter Islami diharapkan dapat berlangsung secara konsisten, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Program tersebut sejalan dengan semangat KKN-T Inovasi Daerah Universitas Hasanuddin dalam menghadirkan solusi edukatif berbasis kebutuhan masyarakat serta mendukung lahirnya generasi yang berakhlak mulia. (*)