Amalatu, Seram Bagian Barat, Edarinfo.com – Gempa bumi berkekuatan 4,9 Skala Richter (SR) yang melanda Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku, Minggu, 22 Juni 2025 lalu, telah mengakibatkan kerusakan signifikan pada infrastruktur dan menimbulkan dampak sosial ekonomi di sejumlah desa. Hingga hari ini, Kamis, 26 Juni 2025, upaya penanganan darurat terus dilakukan.

Kerusakan Rumah Meningkat

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku, Dinas Sosial Provinsi Maluku, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku, dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat telah melakukan peninjauan lapangan dan pemantauan. Hasilnya menunjukkan kerusakan signifikan pada rumah-rumah penduduk di beberapa desa:

Desa Latu: 215 rumah rusak (peningkatan dari laporan awal 159 rumah).

Desa Hualoy: 199 rumah rusak (peningkatan dari laporan awal 139 rumah).

Desa Tomahelu: 17 rumah rusak.

Desa Seriholo: Data kerusakan masih dikumpulkan.

Tingkat kerusakan bervariasi, dari ringan hingga berat. Sejumlah keluarga mengungsi ke rumah kerabat, sementara warga Desa Latu telah berinisiatif membangun tempat pengungsian sementara di daerah pegunungan.

Penanganan Darurat dan Bantuan Logistik Sejak gempa terjadi, berbagai upaya penanganan darurat telah dilakukan, termasuk:

Peninjauan dan pendataan kerusakan 23 Juni 2025

Pemantauan dan evaluasi berkala untuk memantau perkembangan dan kebutuhan di lapangan.

Penyaluran bantuan logistik: Pada 26 Juni 2025, bantuan sembako, kasur lipat, selimut, dan matras telah diberikan kepada tiga kepala keluarga di Desa Latu yang rumahnya mengalami kerusakan sedang. Bantuan disalurkan melalui Pemerintah Desa Latu.

 

Koordinasi intensif antar instansi terkait, termasuk BPBD, Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, dan BMKG Provinsi Maluku.

Langkah-langkah Selanjutnya Prioritas utama saat ini adalah:

1. Memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga terdampak.

2. Memberikan bantuan kebutuhan pokok dan pelayanan kesehatan.

3. Membangun tempat tinggal sementara yang layak bagi warga terdampak.

4. Melakukan upaya mitigasi dan sosialisasi untuk mengurangi risiko bencana di masa mendatang.

Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan bantuan yang dibutuhkan masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Amalatu. Laporan ini akan diperbarui secara berkala.(*)