Sidrap, Edarinfo.com – Di tengah derasnya arus disrupsi dan perubahan sosial, sinergi antarlembaga mahasiswa menjadi kunci dalam membentuk kepemimpinan yang tangguh dan progresif. Hal inilah yang tampak dalam kegiatan Latihan Kepemimpinan II (LK2) BEM Universitas Ichsan Sidrap yang turut dihadiri Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidrap, Faiz Ansorullah.
Faiz hadir memberikan dukungan langsung kepada para peserta yang mengikuti pelatihan kepemimpinan tingkat menengah tersebut. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus dorongan agar mahasiswa tidak hanya aktif di internal kampus, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dengan organisasi eksternal.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang menunjukkan semangat luar biasa. BEM harus tetap menjadi penengah dan penghubung antara mahasiswa dan pihak kampus, serta aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai organisasi kemahasiswaan,” ujarnya.
Kegiatan LK2 berlangsung pada 13–20 April 2025 di Perpustakaan Daerah Pangkajene, mengangkat tema “Reformulasi Pengkaderan di Era Disrupsi”. LK2 dibuka secara resmi oleh Junaidi dari Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (Maperwa) dan diikuti oleh puluhan mahasiswa terpilih dari berbagai program studi.
Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Ichsan Sidrap, Agung, dalam sambutannya juga menyampaikan harapan besar terhadap keberlanjutan pengkaderan di kampus.
“Kami berharap BEM terus menjadi ruang tumbuh bagi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan zaman dengan semangat kolaboratif dan kepemimpinan yang solutif,” katanya.
Tak sekadar seremonial, kehadiran tokoh lintas organisasi seperti HMI dalam forum ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan gerakan mahasiswa harus dibangun di atas semangat persatuan, dialog, dan kerja sama. Sebab di era disrupsi, yang bertahan bukan yang paling kuat, melainkan yang paling mampu beradaptasi dan bersinergi. (*)