Makassar, Edarinfo.com – Pertemuan antar Organisasi Kepemudaan (OKP) Keagamaan di Sulawesi Selatan kembali menunjukkan tren positif. Kali ini, jajaran pengurus Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi) Sulawesi Selatan hadir memenuhi undangan dalam Gelaran Kegiatan PAKEMDA (Pendidikan Kepemimpinan Daerah) yang dilaksanakan oleh Peradah Indonesia Sulawesi Selatan di Aula Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, Hari Jumat (06/02/2026).

Kehadiran Gemabudhi Sulawesi Selatan ini tidak sekadar menjadi tamu undangan, namun juga menjadi simbol eratnya komunikasi antara pemuda Buddha dan Hindu di wilayah ini.

Candra Guna Laksana, M.Pd., selaku Ketua DPP Peradah Sulawesi Selatan, dalam wawancaranya menyambut hangat kehadiran rekan-rekan Gemabudhi. Menurutnya, sinergi ini sangat penting untuk membangun ekosistem kepemimpinan anak muda yang inklusif.

‎”Kami sangat mengapresiasi kehadiran teman-teman Gemabudhi. Di PAKEMDA (Pendidikan Kepemimpinan Daerah) ini, kita tidak hanya bicara soal internal Peradah, tapi bagaimana kita sebagai sesama pemuda bisa saling mendukung. Kehadiran mereka memberi energi positif bahwa kolaborasi lintas agama di Sulsel tetap solid,” ujar Candra di sela-sela acara.

‎Di sisi lain, Wakil Ketua Gemabudhi Sulawesi Selatan, Wenryadi Wira Prasetia, S.T., menegaskan bahwa undangan ini merupakan kehormatan sekaligus ajang untuk belajar bersama.

“Kami datang untuk memberikan dukungan penuh. Bagi kami, kemajuan Peradah juga merupakan inspirasi bagi Gemabudhi. Lewat pertemuan seperti ini, kita bisa saling bertukar pikiran tentang bagaimana mengelola organisasi pemuda agar tetap relevan di tengah perubahan zaman,” kata Wenry.

Menambahkan hal tersebut, Sekretaris Gemabudhi Sulawesi Selatan, Hervina Siandy, S.H., menyoroti pentingnya peran administratif dan manajerial dalam memperkuat hubungan antar organisasi ke depannya.

‎”Secara administratif, kami ingin komunikasi ini terus berkelanjutan, bukan hanya di acara formal saja. Kedepannya, saya berharap akan ada program kolaborasi nyata antara Gemabudhi dan Peradah yang bisa memberikan dampak langsung bagi masyarakat di Sulawesi Selatan,” tutur Hervina.

‎Acara PAKEMDA ini ditutup dengan sesi foto bersama yang memperlihatkan keakraban para pengurus kedua organisasi, mencerminkan wajah pemuda Sulawesi Selatan yang harmonis dan penuh semangat kolaborasi.