Luwu, Edarinfo.com – Dosen UIN Palopo, Tasdin Tahrim, S.Pd., M.Pd., mengajak masyarakat Kecamatan Suli Barat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah melalui selawat dan keteladanan akhlak.
Hal itu disampaikan Tasdin saat menyampaikan hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Desa Tallang, Kecamatan Suli Barat, Luwu Jumat (11/9/2026).
Dalam ceramahnya, Tasdin menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diungkapkan melalui ucapan, tetapi perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau kita mengaku mencintai Rasulullah SAW, maka mari buktikan dengan memperbanyak selawat dan meneladani kehidupan beliau,” ujar Tasdin.
Menurut Tasdin, sejumlah akhlak Rasulullah SAW seperti kejujuran, kesabaran, kasih sayang, amanah, rendah hati, dan kepedulian terhadap sesama perlu menjadi teladan dalam kehidupan masyarakat.
Ia mengatakan, peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut dapat menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk melakukan evaluasi diri sekaligus memperbaiki perilaku.
“Jangan sampai setelah kita memperingati Maulid, perilaku kita tetap sama. Seharusnya setelah Maulid, kita menjadi pribadi yang lebih baik, lebih santun, lebih sabar, dan lebih dekat kepada Allah SWT,” tuturnya.
Tasdin juga mengajak jamaah memperbanyak selawat sebagai salah satu bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
“Mari kita perbanyak selawat. Lisan kita basah dengan selawat, hati kita dipenuhi kecintaan kepada Rasulullah, dan kehidupan kita mencerminkan akhlak beliau,” ajaknya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri unsur Pemerintah Kecamatan Suli Barat, para kepala desa dan lurah, Kepala KUA Kecamatan Suli Barat Pitriani, S.Ag., majelis taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat umum.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Suli Barat sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah.
Tasdin berharap kecintaan kepada Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita cintai Rasulullah bukan hanya dengan ucapan, tetapi dengan selawat, dengan akhlak, dengan mengikuti sunnahnya, dan dengan menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama,” pungkas Tasdin. (*)