Tanggerang, Edarinfo.com – Menyusul informasi dugaan pencemaran Sungai Cisadane akibat kebakaran gudang kimia di wilayah Tangerang Selatan, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang memastikan kualitas air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan tetap aman dan layak konsumsi.

Manajemen PERUMDAM TKR menegaskan bahwa meskipun terdapat indikasi pencemaran limbah kimia pada sumber air baku, kondisi tersebut tidak berdampak pada kualitas air hasil pengolahan. Air yang disalurkan kepada masyarakat dipastikan memenuhi standar kesehatan yang berlaku.

Hal ini karena air baku telah melalui serangkaian proses pengolahan yang ketat, mulai dari penyaringan, penjernihan, desinfeksi, hingga pengujian mutu secara berlapis sebelum didistribusikan ke pelanggan.

Sebagai langkah antisipasi, PERUMDAM TKR juga melakukan pemantauan intensif terhadap kualitas sumber air baku di Sungai Cisadane. Selain itu, pengurasan dilakukan di beberapa titik instalasi pengolahan air guna menjaga stabilitas sistem serta memastikan mutu air tetap terjaga selama proses distribusi.

Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan Sapar, menjelaskan bahwa seluruh proses produksi air minum diawasi melalui tahapan pengolahan dan pengendalian mutu yang ketat.

“Sebelum didistribusikan ke masyarakat, air yang kami olah telah melalui proses panjang dan quality control berlapis. Kami juga secara rutin melakukan pengujian kualitas air di laboratorium PERUMDAM TKR yang telah mengimplementasikan standar ISO 17025:2017 serta terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan nomor LP-763-IDN,” ujarnya melalui awak media kami, Kamis, 12/02/26..

Ia menambahkan, pihaknya memastikan pencemaran bahan kimia di Sungai Cisadane tidak memengaruhi kualitas air bersih hasil olahan. Dengan demikian, pelayanan air minum kepada pelanggan tetap berjalan aman dan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang persyaratan kualitas air minum.

PERUMDAM TKR juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir, karena kualitas air yang diterima pelanggan terus dipantau secara berkala demi menjaga keamanan dan kesehatan publik. (*)