Makassar, Edarinfo.com – Bagi mahasiswa, urusan berpakaian sering berada di posisi dilematis. Terlalu formal terasa kaku, terlalu santai dibilang kurang gaya. Padahal aktivitas kampus menuntut mobilitas tinggi, berpindah kelas, rapat organisasi, ke perpustakaan, sampai nongkrong diskusi.

Di tengah ritme itu, gaya casual jadi pilihan paling rasional. Bukan cuma enak dilihat, tapi juga nyaman dipakai seharian.

Masalahnya, casual sering disalahartikan sebagai “asal pakai”. Padahal kalau tahu triknya, outfit sederhana pun bisa terlihat rapi dan stylish. Berikut beberapa tips praktis yang bisa kamu terapkan.

1. Punya Basic Item yang Wajib Ada di Lemari

Kalau mau hidup lebih mudah, mulai dari item dasar. Kaos polos, kemeja santai, jeans gelap, celana chino, jaket tipis, dan sneakers netral adalah “senjata utama” style casual ala mahasiswa.

Item-item ini gampang dipadukan dengan apa saja. Nggak perlu banyak baju, cukup beberapa potong yang fleksibel tapi berkualitas. Karena kadang, sedikit pilihan justru bikin kamu nggak bingung tiap pagi.

2. Pilih Warna Netral Biar Mudah Mix and Match

Hitam, putih, abu-abu, navy, cokelat, atau beige adalah warna aman. Kenapa? Karena semuanya nyambung satu sama lain.

Dengan warna netral, kamu bisa asal ambil atasan dan bawahan tanpa takut “tabrakan”. Hasilnya tetap kelihatan clean dan rapi. Kalau mau aksen, baru tambahkan satu item berwarna cerah. Jangan semuanya sekaligus.

3. Utamakan Kenyamanan Bahan

Kampus bukan catwalk. Kamu bakal banyak gerak dan duduk lama. Jadi, hindari bahan yang panas, kaku, atau terlalu ketat.

Pilih katun, linen, atau bahan stretch yang breathable. Percaya deh, baju nyaman bikin mood lebih stabil dan fokus belajar juga lebih enak. Style itu penting, tapi kalau gerah seharian, rasanya percuma.

4. Perhatikan Ukuran dan Potongan

Sering diremehkan, padahal ini penentu utama. Baju terlalu kebesaran bikin terlihat “tenggelam”. Terlalu sempit bikin nggak bebas gerak. Cari ukuran yang pas di badan. Fit yang tepat bisa langsung bikin outfit murah terlihat lebih mahal. Jadi bukan soal merek, tapi soal potongan.

5. Sneakers Bersih adalah Kunci

Di kampus, sepatu paling aman memang sneakers. Tapi ingat: bersih. Sneakers keren sekalipun akan terlihat kusam kalau kotor. Sebaliknya, sepatu simpel warna putih atau hitam bisa langsung menaikkan penampilan kalau terawat. Kadang, detail kecil seperti sepatu justru paling pertama diperhatikan orang.

6. Tambahkan Layering Simpel

Kalau bosan dengan kaos saja, coba layering. Pakai kemeja flanel, overshirt, jaket denim, atau hoodie tipis. Selain bikin look lebih hidup, layering juga berguna saat cuaca berubah, dari panas ke hujan, atau ruang kelas yang AC-nya dingin banget. Satu lapis tambahan bisa mengubah penampilan dari “biasa” jadi “kelihata punya gaya”.

7. Sesuaikan dengan Karakter Diri

Terakhir, jangan terlalu sibuk meniru orang lain. Style terbaik adalah yang terasa paling kamu.

Kalau kamu tipe sporty, ya pakai gaya sporty. Kalau minimalis, ya simple saja. Jangan memaksakan tren yang bikin nggak nyaman. Karena percaya diri itu jauh lebih terlihat daripada outfit mahal.

Pada akhirnya, style casual mahasiswa itu bukan tentang tampil paling modis di kampus. Tapi tentang keseimbangan anatara nyaman dipakai, simpel dilihat, tetap pantas di situasi akademik.

Nggak perlu ribet, nggak perlu mahal, yang penting rapi dan sesuai diri sendiri. Kalau butuh referensi outfit basic yang clean dan mudah dipadukan, brand lokal seperti Owns Studio bisa jadi pilihan karena menawarkan potongan simpel, warna netral, dan desain minimalis yang cocok untuk kebutuhan harian mahasiswa, praktis dipakai dari kelas sampai nongkrong. Karena kadang, penampilan terbaik adalah yang terasa paling natural. (*)