Bone, Edarinfo.com – Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bone bersama berbagai unsur terkait. Bantuan kemanusiaan disalurkan langsung kepada korban kebakaran di Desa Telle, Kecamatan Ajangale, sebagai respons cepat atas musibah yang menghanguskan rumah warga, Sabtu, (31/01/26).
Peristiwa kebakaran tersebut menyebabkan empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal beserta harta benda mereka. Para korban masing-masing Dg. Makkita, Sabri, Abd. Wahid, dan Masse kini harus memulai kembali kehidupan dari nol.
Anggota DPRD Kabupaten Bone dari Fraksi Partai Gerindra, Sulfiana yang turut mengawasi jalannya distribusi bantuan tersebut, mengapresiasi langkah sigap pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat tersebut. Menurutnya, kecepatan penanganan menjadi kunci untuk meringankan beban warga yang terdampak.
“Respons cepat seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat saat bencana terjadi. Kehadiran pemerintah di tengah warga menjadi bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di lokasi dan turut dihadiri Kepala Bidang Kebencanaan Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (TAGANA), Camat Ajangale Andi Tenri Lewa, Kepala Desa Telle, Babinsa Desa Telle, serta masyarakat setempat yang ikut bergotong royong membantu para korban.
Sulfiana juga menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. Ia berharap para korban diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga para korban diberikan ketabahan dalam melalui ujian, baik secara fisik, mental, maupun materi,” kata Sulfiana.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat sasaran, serta benar-benar menyentuh kebutuhan warga terdampak.
Musibah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa solidaritas sosial tetap menjadi kekuatan utama masyarakat Bone. Dari kepedulian yang tumbuh, lahir aksi nyata untuk saling menguatkan di tengah cobaan. (*)