Sidrap, Edarinfo.com – Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) memperkenalkan pengendalian hama ramah lingkungan kepada masyarakat Kelurahan Pajalele, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (7/1/2026).

Program ini digagas oleh Muthiyah Fikri Farhani, mahasiswi Program Studi Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Unhas, melalui sosialisasi dan praktik langsung penggunaan Pestodin, biopestisida berbasis jamur Beauveria bassiana sebagai alternatif pengendalian hama yang lebih aman dan berkelanjutan.

Muthiyah menjelaskan, kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan petani terhadap pestisida kimia yang berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia, lingkungan, serta keseimbangan ekosistem.

“Sebagai mahasiswa Proteksi Tanaman, saya ingin memperkenalkan solusi pengendalian hama yang efektif namun tetap ramah lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Tokoh masyarakat Kelurahan Pajalele, Arif, mengapresiasi program tersebut karena memberikan pengetahuan baru kepada petani.

“Program ini sangat bermanfaat karena memperkenalkan penggunaan jamur sebagai agen pengendali hama, sehingga petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada bahan kimia berbahaya,” katanya.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kelurahan Pajalele. Lurah Pajalele, Hj. St. Faridah, SE, menilai program ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas pertanian di wilayahnya.

“Kami menyambut baik inisiatif mahasiswi Unhas ini. Pengenalan biopestisida sangat relevan dengan visi kelurahan untuk meningkatkan hasil pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah kelurahan diharapkan mampu mendorong penerapan inovasi pertanian berkelanjutan di tingkat lokal. Program tersebut juga menjadi wujud nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil masyarakat. (*)