Sidrap, Edarinfo.com — Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sidrap, Muh Ali Hafid, menyerukan pentingnya sinergi lintas lembaga untuk mewujudkan visi Sidrap sebagai daerah religius dan penghafal Al-Qur’an. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Tabligh Akbar Nasional dan Silaturahmi Syawal 1446 H yang digelar Wahdah Islamiyah di Masjid Agung Sidrap, Sabtu (12/4/2025).
Acara yang bertema “Dengan Semangat Resopa Temmangingngi, Kita Wujudkan Indonesia Berkah” ini diikuti ribuan peserta, baik secara langsung maupun daring dari berbagai daerah di Indonesia. Muh Ali Hafid hadir di tengah antusiasme masyarakat yang tinggi, sekaligus menegaskan komitmen PKS dalam mendukung program pembangunan keagamaan di Bumi Nene Mallomo.
“Kita perlu bersinergi dan berkolaborasi dalam mengawal program pemerintah, khususnya Program Bupati Sidrap Berkah. Harapan kita bersama adalah menjadikan Sidrap sebagai daerah penghafal Qur’an, yang tidak hanya agamis secara simbolik tapi juga membawa keberkahan nyata,” ujarnya saat diwawancara usai kegiatan.
Dukungan ini, kata Ali Hafid, tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga harus diwujudkan dalam bentuk program-program konkret yang menyentuh pendidikan, dakwah, dan pembinaan masyarakat.
Tabligh Akbar ini sendiri tak hanya menjadi ruang silaturahmi umat, tetapi juga wahana aksi nyata. Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) menyerahkan tiga rumah layak huni kepada warga dan membagikan bibit pohon produktif sebagai bentuk kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
Selain Muh Ali Hafid, acara ini juga dihadiri Wakil Ketua DPD RI H. Tamsil Linrung. Ia menyatakan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti Resopa Temmangingngi selaras dengan visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun ketahanan nasional.
“Sidrap punya potensi besar untuk menjadi motor penggerak ketahanan pangan dan pelaksana program makan bergizi gratis,” ucapnya.
Dengan semangat kolaborasi yang digaungkan oleh para tokoh daerah dan nasional, Tabligh Akbar ini menegaskan bahwa Sidrap sedang melangkah menuju masa depan yang bukan hanya lebih religius, tetapi juga lebih tangguh dan penuh harapan.(*)